| 2 komentar ]

Damn Small Linux(DSL) adalah salah satu distro/varian linux mini. Disebut mini karena paket DSL cuma 50MB besarnya. DSL juga memungkinkan untuk diinstall di USB 128MB. Pada awalnya, DSL memang dibuat sebagai experimen untuk ngetes bagaimana aplikasi2 desktop linux “can fit inside a 50MB live CD”. Jadi, para developer DSL memilih/memaketkan aplikasi linux supaya muat dalam 50MB doang tanpa mengorbankan fungsi dan kecepatan. Berikut aplikasi2 DSL :

* Multimedia:XMMS (MP3, CD Music, and MPEG).
* Internet:FTP client, Dillo web browser, Netrik web browser, FireFox, Naim (AIM, ICQ, IRC), VNCviwer, Rdesktop, SSH/SCP server and client, DHCP client, PPP, PPPoE (ADSL), dan web server, .
* Office:Spreadsheet, Sylpheed email, spellcheck (US English), a word-processor (Ted), three editors (Beaver, Vim, and Nano [Pico clone]), graphics editing and viewing (Xpaint, and xzgv), Xpdf (PDF Viewer)
* Lain2:emelFM, calculator, generic and GhostScript printer support, NFS, Fluxbox and JWM window managers, games, system monitoring apps, a host of command line tools, USB support, and pcmcia support, some wireless support.

Penulis punya pengalaman, waktu itu penulis sedang ngerjain tugas. Kita sepiring berdua ngerjain tugas di satu komputer. Komputer kita kerasa makin lambat sehingga temanku mutusin utk install ulang windows. Harddisknya diformat semua. Lalu mulailah dia nginstall windows(bajakan tentunya..he3x), nginstall office(bajakan lagi), MFC C++(bajakan juga), Firefox(ini baru Free…). Semua sukses di-crack :) (tentunyalah…). Masalah kemudian muncul ketika kita2 pengen ngenet. Usut punya usut, ternyata driver ethernetcardnya ga dikenali(netcardnya pake D-Link). Kita kebingungan cari drivernya, cari dmana neh?…..Trus aku coba DSL temenku yang tergeletak disamping komputerku. Proses booting cepat, n tampil desktop DSL. Puas coba2 aplikasi, aku coba internet pake firefoxnya DSL, setting IP,proxy,….ketik www.google.com….akhirnya tampillah website google yang “eye catching”

DSL mematahkah pendapat bayak orang yang mengatakan bahwa driver yang disupport linux terbatas. Wind**s ga otomatis ngedeteksi Netcard, sedang DSL yang cuma 50MB….langsung men…

Lanjutan “Review Damn Small Linux”  »»
| 0 komentar ]

Mirror repository ubuntu sangat dibutuhkan sekali oleh bangsa kita, dan tidak disadari pula telah banyak yang membuat repository untuk keperluan jaringan lokal. Permasalahan yang muncul adalah kesetaraan isi repository milik kita dengan server repository yang lain. ketidaksesuain ini dapat menyebabkan kesalahan update paket2 yang bersangkutan lho!

Bagaimana caranya agar server repository kita dapat singkron dengan Server mirror lain? jawabanya.. kita dapat menggunakan debmirror, rsync atau apt-mirror. dalam kesempatan kali ini saya akan mengajak kita semua untuk membuat mirror ubuntu di server milik kita sendiri. ada pun kelengkapan yang harus dimiliki adalah:


0. Koneksi Internet
1. Bandwidth yang lumayan
2. Freespace di hardisk yang banyak (usahakan 60GB)

baiklah, berikut adalah step by stepnya:
0. buat direktory mirror, saya menggunakan direktory /home/mirror$ sudo mkdir /home/mirror && cd /home/mirror

1. Install Debmirror

$ sudo apt-get install debmirror

2. Buat direktory mirror untuk ubuntu

$ sudo mkdir ubuntu

3. silakan kopi dan salin skript di lampiran untuk proses mirroring, dan namakan dengan mirror.ubuntu.sh dan simpan di /home/mirror/mirror.ubuntu.sh

4. ubah permisi untuk berkas tersebut

$ sudo chmod +x mirror.ubuntu.sh

5. silakan tunggu karena mirror anda sedang dibangun

6. Install webserver, anda dapat menggunakan apache2 atau lighttpd

$ sudo apt-get install apache2 # jika anda menggunakan apache

$ sudo apt-get install lighttpd # jika anda menggunakan lighttpd

7. Buat link untuk pengaksesan web agar supaya mirror kita dapat diakses dari luar

$ sudo ln -s /home/mirror/ubuntu /va/www/ubuntu

8. singkronkan selalu dengan server repository, dapat menggunakan anacron untuk melakukanya

$ sudo crontab -e

isikan dengan * 5,22,10,15 * * * cd /home/ftp && /home/mirror/mirror.ubuntu.sh

simpan dan repository akan di cek pada jam 5, 10, 15 dan 22

Selesai, mudah bukan?

Lampiran script:

#!/bin/bash
# created by Mahyuddin Susanto
# please give this file exsecution mode
# sudo chmod +x this_file.sh
# i asumsed you run this file at /home/mirror/
# type $ man debmirror for more information about debmirror
MIR=/usr/bin/debmirror
if test -e $MIR;
then
# this is most important :p
echo “Debian/Ubuntu scanning packages for own repository”
echo “Created by Mahyuddin Susanto aka udienz@ubuntu.com”
echo “Use Your Own Risk”
else
echo “Currently, package dependency is not installed on your system, please install first”
echo “using apt-get install debmirror”
exit 1
fi
# Server, lets declare your target server, you can add your nearest ubuntu mirror like jp.archive.ubuntu.com
SERVER=archive.ubuntu.com
# tellme where root server have ubuntu mirror, you can insert like: ubuntu, pub/ubuntu depends your server
# example: ubuntu mirror at foss-id like http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu of course you can type ROOT=ubuntu
ROOT=ubuntu
# What’s your method to use mirroring? you can use http, ftp, hftp, rsync method
METHOD=http
# let’s discuss about release ubuntu, ubuntu have code name release like wathy, breezy, dapper, edgy, feisty, gutsy, hardy, intrepid
# in this case you can mirroring release ubuntu more than one release, or you can mirroring update package, security package, proposed package
# ex: $release-security so you can type hardy,hardy-updates,hardy-security,hardy-backports,hardy-proposed
RELEASE=intrepid,intrepid-updates,intrepid-security,intrepid-backports,intrepid-proposed
# section, hm… no more information here :D
# ubuntu section is main, restricted, universe, multiverse
# but you can add more section like debian-installer on the section
SECTION=main,restricted,universe,multiverse,main/debian-installer,restricted/debian-installer,universe/debian-installer,multiverse/debian-installer
# architecture… hm.. what architecture fo you want to mirroring? i386 (32bit), amd64 (64bit, include IA64), sparc or powerpc?
ARCHITECTURE=i386,amd64 #just it?
# okey next you must save mirror file to your directory, but you must declare on here. i save my mirror at /media/mirror/ubuntu
TARGET=ubuntu
if test -d `pwd`/$TARGET;
then EXISTS=”yes”
else
echo “it seems you don’t have ubuntu directory, create first!”
exit 1
fi
# hmm…. do you cannocted under proxy? if yes you must add –proxy=http://you-name:your_passwd@url:port
#TMPFILE=`mktemp -t mirror.surat`
#exec > “$TMPFILE”
#echo “From: \”DebMirror Ubuntu\” “root@ubuntu.nad.go.id”"
#echo “To: isikan yang akan menerima”
#echo “Cc: hadinux@gmail.com,udienz@ubuntu.com”
#echo “Subject: Minta perhatian penggunaan benwit”
#echo “”
#echo “Assalamualaikum”
#echo “”
#echo “Mohon perhatian, server sedang melakukan proses mirror repository ubuntu”
#echo “untuk itu mohon kesediaanya untuk memberi benwit pada server agar cepet selesai mirrornya”
#echo “atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih”
#echo “”
#echo `date`
#echo “wassalam”
#echo “”
#echo “Mirror dengan: $METHOD/$SERVER/$ROOT/$DISTRO $SECTION”
#echo “Untuk arsitektur $ARCHITECTURE”
#echo “Versi: $VERSION”
#echo “”
#echo “–++ DebMirror ++–”
#echo “”
#echo “———————————————————”
#cat $CHANGES_FILE
#exec
#/usr/sbin/sendmail -t -i < $TMPFILE #rm -f $TMPFILE debmirror -m --passive \ --host=$SERVER \ --root=$ROOT \ --method=$METHOD \ --progress \ --dist=$DISTRO \ --section=$SECTION \ --arch=$ARCHITECTURE \ $TARGET \ --nosource --getcontents # if you want to mirroring both of binary package and source you can delete --nosource, i'm not this option because my disk is limiitted. # and if you don't want to remove previous repositories you can add --nocleanup option # if you get error messages about gpg files maybe you forget to add gpg ubuntu archive as trusted keys :D
# gpg --keyring /usr/share/keyrings/ubuntu-archive-keyring.gpg --export | gpg --no-default-keyring --keyring trustedkeys.gpg --import
# note: remember your free space and bandwidth :D

Lanjutan “Membuat mirror Ubuntu dengan debmirror”  »»
| 0 komentar ]

Dewasa ini penggunaan yahoo messenger sudah sangat luas sekali, dari mulai sekedar cari teman, gebetan, pacar sampai dengan untuk kepentingan bisnis, kantor dan komunikasi dengan keluarga / teman yang berjauhan.

Pada OS Windows tentu kita sudah tidak asing lagi untuk jenis dan penggunaanya, bagaimana dengan pada OS linux?

Pada linux ada beberapa program favorit yang bisa kita gunakan diantaranya adalah:

Yahoo Messenger Linux

Yahoo Messenger versi Linux ini sudah lama sekali ada dan blom dikembangkan lagi oleh pihak yahoo, entah dengan alasan apa saya sendiri juga belom tau, yang jelas fiturnya sangat simple dan sederhana, jauh banget dengan versi terbaru windows saat artikel ini ditulis yaitu versi 8.1
Kekurangan utamanya adalah tidak ada fasilitas join room dan melihat atau memakai webcam.

Gaim Instan Messenger

Paket Gaim ini biasanya sudah include ketika kita melakukan Instalasi Linux dengan Gnome Environtment, versi terbaru saat ini (Artikel ditulis) adalah versi 2.0 Beta5 Gaim ini memiliki kelebihan, diantaranya karena bersifat multi protokol , dengan gaim kita bias mengakses yahoo messenger, msn messenger, icq , AOl , jabber , chat dll.
Yahoo Messenger dengan Gaim kita sudah bisa join ke suatu room sama dengan YM pada windows, dan ada suatu project development dari gaim yang diberi nama Gaim – vv yang bias digunakan untuk melihat webcam lawan bicara, namun sepertinya penggunaannya belum begitu luas karena factor dependensi dan instalasinya yang cukup sulit.

Kopete

Kopete adalah Instant Messenger bawaannya KDE, fitur2nya pun terutama smiley cukup bagus, namun kompatibilitas dengan yahoo messenger versi windows kecil, tidak sepopuler gaim.

Gyach Enhanced

Gyach menjadi sangat popular karena kemampaunya untuk join ke room, melihat webcam lawan bicara dan broadcasting webcam kita sendiri, adanya fitur security yang cukup menjadikan gyach sangat powerful, situs project mulanya adalah :
http://www.phrozensmoke.com/projects/pyvoicechat/
Namun dikarenakan dalam beberapa tahun tidak mengalami perkembangan dari versi terakhirnya (1.0.7) maka sejumlah komunitas berusaha menyempurnakan sendiri gyach tersebut, diantaranya adalah Gyach versi 0.9 yang bias di download di http://gyach.bc2va.org/.

Dan pengembangan yang terbagus menurut penulis pada saat ini adalah Gyach-I (improve) yang bias didapatkan di http://gyachi.sourceforge.net/

Lanjutan “Yahoo Messenger di Linux”  »»
| 0 komentar ]

Mungkin banyak yang bertanya-tanya “wow, satanic edition??” yup. Seperti halnya Ubuntu Muslim Edition maupun Christian Edition, Ubuntu Satanic Edition juga merupakan distro pengembangan dari Ubuntu dan tentunya rilisnya mengikuti rilis dari Ubuntu. Bisa jadi kalo Ubuntu ME (Moslem Edition) ditujukan untuk orang Islam, trus Ubuntu CE (Christian Edition) untuk orang Kristen berarti Ubuntu SE (Satanic Edition) ditujukan untuk Setan **hii..ngeri…padahal aku pake**. Jika Ubuntu memakai slogan “Linux for Human Being” maka Ubuntu Satanic Edition memakai slogan “Linux for The Damned”
Sebagian dari pengguna linux mungkin tidak tau akan keberadaan distro ini, atau mungkin bagi yang sering berkunjung ke situs http://distrowatch.com tidak akan menemukan distro ini dalam list mereka karena pihak distrowatch memang sengaja tidak memasukkan distro ini kedalam list mereka. berikut kutipan penjelasan dari Ladislav Bodnar, admin dari situs distrowatch.com

There is no way I am going to add this distro to DistroWatch. Two reasons:

“1. I don’t consider the name “Satanic edition” as an appropriate name for a Linux distribution. Believe me, there are many very sensitive people visiting DistroWatch who would be offended by the name of your distro. There is a line between what is and what isn’t an appropriate name for a software product and I believe that you’ve crossed that line.

2. Ubuntu is a registered trademark of Canonical. You need to show me an official permission from Canonical that grants you the use of the word Ubuntu in your product’s name.

Regards,
Ladislav”

jadi bisa dikatakan kalo Ubuntu Satanic Edition ini mendapat pencekalan oleh Distrowatch **mungkin bisa ditulis “Setan Dilarang Masuk”**

Terlepas dari kontroversi yang ada, Ubuntu SE selain bisa diinstall kedalam Ubuntu versi standar juga menyediakan CD instalasi yang berupa Live CD. Rilis pertama Ubuntu Satanic Edition Live CD ini diberi nama “Ubuntu Satanic Edition 666.4 Headless Horseman” rilis ini memasukkan Ubuntu 8.04.1 yang disertai theme “The dark and brooding satanic” dan beberapa musik “heavy” berdurasi sekitar 30 mnt yang berlisensi “Creative Common” dari StabWounD, Auvernia, Frontside, Skaut, Taste of Hell, Scape.Goat and Holy Pain.

jadi bagi yang pengen merasakan hawa-hawa setan boleh mencoba distro ini. penjelasan lebih lanjut tentang distro ini bisa diperoleh di situsnya http://ubuntusatanic.org.


Lanjutan “Ubuntu Satanic Edition”  »»